Pengobatan Penyakit Pneumonia Yang Mudah Dilakukan

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentangĀ  salah satu jenis penyakit paru paru, penyakit tersebut adalah penyakit pneumonia. Pasti pada sebagian besar masyarakat sudah mengenal mengenai penyakit pneumonia ini, penyakit pneumonia ini memang salah satu penyakit yang umum terjadi pada sebagian besar masyarakat. (Pengobatan Penyakit Pneumonia Yang Mudah Dilakukan)

Dan juga saya akan berbagi tips untuk anda penderita penyakit pneumonia tentang pengobatan penyakit pneumonia yang mudah di lakukan. Namun sebelum anda melakukan tindakan pengobatan penyakit pneumonia alangkah baiknya anda kenali lebih dalam lagi mengenai penyakit pneumonia yang anda derita.

Pengertian Penyakit Pneumonia

Penyakit pneumonia atau yang sering di sebut juga penyakit paru-paru basah adalah suatu infeksi yang memicu inflamasi pada kantong-kantong udara di salah satu atau kedua paru-paru. Pada pengidap pneumonia, sekumpulan kantong-kantong udara kecil di ujung saluran pernapasan dalam paru-paru akan membengkak dan dipenuhi cairan.

Pengobatan Penyakit Pneumonia Yang Mudah Dilakukan
Pengobatan Penyakit Pneumonia Yang Mudah Dilakukan

Cairan yang ada pada paru paru itulah yang menyebabkan sesak nafas pada penderita penyakit pneumonia. Penyakit ini juga sering disebut bronkopneumonia, pneumonia lobular, dan pneumonia bilateral. Secara umum, penyakit pneumonia dapat ditandai dengan gejala-gejala yang meliputi batuk, demam, dan kesulitan bernapas.

Penyebab Penyakit Pneumonia

Penyebab penyakit pneumonia yang paling umum adalah streptococcus pneumoniae adalah nama suatu bakteri yang menyebabkan penyakit pneumonia terjadi. Namun, penyakit ini juga bisa dipicu oleh virus serta faktor lain, seperti:

  • Virus. Sebagian virus pemicu flu atau pilek juga bisa menyebabkan pneumonia. Pneumonia ini paling sering dialami oleh balita.
  • Jamur. Pneumonia ini paling sering dialami oleh orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang menurun atau penyakit kronis.
  • Pneumonia Aspirasi. Ini merupakan jenis pneumonia yang dipicu karena pengidap menghirup objek asing, misalnya makanan atau minuman, muntah, atau ludah.

Lokasi penularan juga bisa memengaruhi jenis kuman penyebab penyakit pneumonia. Misalnya, kuman penyebab pneumonia yang didapat dari lingkungan umum berbeda dengan pneumonia yang didapat dari rumah sakit.

Gejala Penyakit Pneumonia

Gejala yang di timbulkan oleh penyakit pneumonia sangat bervariasi, berdasarkan tingkat keparahannya. Keragaman gejala tersebut juga bisa disebabkan oleh perbedaan pada jenis bakteri pemicu infeksi, usia, dan kondisi kesehatan pengidap. Meski demikian, gejala-gejala umum yang biasanya muncul meliputi:

  • Demam.
  • Berkeringat dan menggigil.
  • Batuk kering atau batuk dengan dahak kental berwarna kuning, hijau, atau disertai darah.
  • Napas terengah-engah dan pendek.
  • Rasa sakit pada dada ketika menarik napas atau batuk.
  • Mual atau muntah.
  • Diare.
  • Kelelahan.

Apabila anda mengalami gejala-gejala yang sama persis seperti yang ada di atas, maka obati segera sebelum penyakit yang anda derita bertambah parah. Segera cari bantuan medis apabila muncul gejala-gejala yang parah, seperti napas terengah-engah, sakit dada, atau linglung menyerang anda.

Penderita Penyakit Pneumonia di Indonesia

Penyakit pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian anak-anak tertinggi di dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa penyakit ini memicu 15% dari seluruh kematian anak-anak di bawah usia 5 tahun. Pada tahun 2015, terdapat lebih dari 900.000 anak-anak yang meninggal akibat penyakit pneumonia. Di Indonesia sendiri, penyakit pneumonia diperkirakan telah merenggut sekitar 25.000 jiwa balita pada tahun 2013.

Pengobatan Penyakit Pneumonia Yang Mudah Dilakukan
Pengobatan Penyakit Pneumonia Yang Mudah Dilakukan

Orang Yang Paling Beresiko Mengidap Penyakit Pneumonia

Semua orang bisa terserang penyakit ini. Tetapi, penyakit pneumonia umumnya ditemukan dan berpotensi untuk bertambah parah pada:

  • Bayi serta anak-anak di bawah usia 2 tahun.
  • Lansia di atas 65 tahun.
  • Perokok. Rokok tak hanya meningkatkan risiko pneumonia, tapi juga beragam penyakit lain.
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah, misalnya pengidap HIV atau orang yang sedang menjalani kemoterapi.
  • Pengidap penyakit kronis, seperti asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
  • Pasien di rumah sakit, terutama yang menggunakan ventilator.

Apakah anda masuk kedalam salah satu orang yang beresiko mengidap penyakit pneumonia, sebaiknya mulai dari sekarang anda harus lebih menjaga kesehatan anda. Demikian artikel yang saya buat mengenai penyakit pneumonia, semoga dapat bermanfaat bagi anda. Sedangkan untuk pengobatan penyakit pneumonia bisa anda lihat di bawah ini, trimakasih. Cara pemesanan obat penyakit paru paru

danysaputra

Kesembuhan ada adalah preoritas utama kami