Benjolan Di Sekitar Payudara

Apakah anda menemukan benjolan di sekitar payudara anda,,,??? Mungkin sekarang anda bingung, takut, ataupun cemas. Mengapa bisa tumbuh benjolan di sekitar ketiak anda. Waspadalah kemungkinan besar anda menderita penyakit kanker payudara. Berikut ini saya akan memberikan sedikit informasi untuk anda ciri-ciri timbulnya kanker payudara.

Sel kanker akan tumbuh dan menyerang jaringan payudarah anda, misalnya pada saluran air susu, lobulus (tempat penghasil air sus), bersama jaringan penunjang lainnya seperti jaringan lemak. Gaya hidup, hormonal, dan faktor lingkungan memang dicurigai sebagai penyebab utama dari penyakit inih.

Baca Juga: Menyembuhkan Kanker Payudara

Pengertian Penyakit Kanker Payudara

Kanker payudara adalah suatu tumor ganas yang berawal dari sel payudara. Kumpulan sel kanker membentuk tumor yang berkembang secara cepat dibagian jaringan payudara, dan bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain. Kanker payudara terjadi hampir selalu pada kaum wanita namun dapat terjadi juga pada kaum pria.

Benjolan Di Sekitar Payudara
Benjolan Di Sekitar Payudara

Kanker payudara memang sangat sering terjadi pada kaum wanita. Penyakit kanker ini terjadi pada 1 dari 8 wanita di dunia. Hal ini juga dapat diatasi dengan menurunkan faktor risiko Anda. Penyakit kanker payudarah juga dapat derlihat ciri-cirinya dan gejalanya. Berikut ciri dan gejala yang umum terjadi pada penderita kanker payudarah.

Ciri-Ciri Penderita Kanker Payudara

Kanker payudara dapat menyebabkan beberapa gejala yang berbeda pada setiap orang. Ciri dan gejala kanker payudara adalah:

  • Benjolan atau penebalan yang dirasakan berbeda dari sekitarnya pada area payudara.
  • Cairan berupa darah yang keluar dari puting susu.
  • Perubahan ukuran, bentuk, atau tampilan dari payudara.
  • Perubahan pada kulit payudara, berbentuk seperti cekungan.
  • Puting susu tertarik ke dalam.
  • Mengelupasnya kulit yang lebih gelap di sekitar puting susu (areola) atau kulit payudara.
  • Kulit sekitar payudara menjadi berpori-pori seperti kulit jeruk.

Berikut gejala yang umum terjadi pada penderita penyakit payudarah, apabila anda mengalami gejala yang sama seperti yang ada di atas, sebaiknya konsultasikan segera.

Benjolan Di Sekitar Payudara

Penyebab Kanker Payudara

Penyebab dari penyakit kanker payudara belum diketahui secara pasti. Sulit untuk memastikan bahwa setiap penderita memiliki penyebab yang sama atau tidak. Tetapi ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi tingkat risiko terkena kanker payudara, antara lain:

  • Dampak Diagnosis Kanker Payudara yang Sebelumnya.Jika Anda pernah mengidap kanker payudara atau terjadi perubahan sifat sel kanker non-invasif yang terkandung di dalam saluran payudara menjadi sel kanker invasif, Anda dapat kembali terkena kanker pada payudara yang sama atau pada payudara satunya.
  • Pengaruh Benjolan Jinak yang Pernah Dimiliki.

    Memiliki benjolan jinak bukan berarti Anda mengidap kanker payudara, tetapi benjolan tertentu mungkin bisa meningkatkan risiko Anda. Perubahan kecil pada jaringan payudara Anda, seperti pertumbuhan sel yang tidak lazim dalam saluran atau lobulus, bisa meningkatkan risiko Anda untuk terkena kanker payudara.

  • Pengaruh Genetika dan Riwayat Kesehatan Keluarga.

    Jika Anda memiliki keluarga inti (misalnya, ibu, kakak, adik atau anak) yang mengidap kanker payudara atau ovarium, risiko Anda untuk terkena kanker payudara akan meningkat. Tetapi kanker payudara mungkin juga muncul lebih dari sekali dalam satu keluarga secara kebetulan.

    Umumnya kasus kanker payudara bukan dikarenakan faktor keturunan (hereditas), tetapi mutasi gen tertentu yang dikenal dengan nama BRCA1 dan BRCA2 dapat mempertinggi risiko kanker payudara dan kanker ovarium. Jenis kanker ini juga mungkin diturunkan orang tua kepada anak.

  • Faktor Usia.

    Seiring bertambahnya usia, risiko kanker juga akan meningkat. Kanker payudara umumnya terjadi pada wanita berusia di atas 50 tahun yang sudah mengalami menopause. Sekitar 80 persen kasus kanker payudara terjadi pada wanita berusia di atas 50 tahun.

  • Risiko Paparan Radiasi.

    Risiko Anda untuk terkena kanker payudara juga bisa meningkat jika sering terpapar radiasi atau akibat prosedur medis tertentu yang menggunakan radiasi seperti rontgen dan CT scan.

  • Risiko Paparan Estrogen.

    Risiko terkena kanker payudara akan sedikit meningkat akibat tingkat paparan terhadap estrogen dalam tubuh. Contoh:

    -Jika Anda tidak memiliki keturunan atau melahirkan di usia lanjut. Hal ini akan meningkatkan risiko kanker payudara karena paparan terhadap estrogen tidak terhalang oleh proses kehamilan.
    -Jika Anda mengalami masa menstruasi yang lebih lama (misalnya, mulai menstruasi sebelum usia 12 tahun atau mengalami menopause setelah usia 55 tahun).

  • Pengaruh Terapi Penggantian Hormon.

    Terapi penggantian hormon kombinasi memiliki risiko sedikit lebih tinggi daripada terapi penggantian hormon estrogen. Tetapi keduanya tetap dapat mempertinggi risiko terkena kanker payudara.Di antara 1.000 wanita yang menjalani terapi hormon kombinasi selama 10 tahun, diperkirakan akan ada 19 kasus kanker payudara lebih banyak dibanding kelompok wanita yang tidak pernah menerima terapi hormon. Risiko ini juga akan meningkat seiring durasi terapi, tapi akan kembali normal setelah Anda berhenti menjalaninya.

  • Pengaruh Kelebihan Berat Badan Atau Obesitas.

    Kelebihan berat badan setelah menopause dapat menyebabkan peningkatan produksi estrogen sehingga risiko kanker payudara akan meningkat.

  • Konsumsi Minuman Keras.

    Sebuah penelitian telah dilakukan terhadap 200 wanita pengonsumsi minuman keras dan 200 wanita bukan pengonsumsi minuman keras. Hasilnya menyatakan bahwa anggota kelompok pengonsumsi minuman keras bisa terserang kanker sebanyak tiga orang lebih banyak. Risiko kanker payudara akan meningkat seiring banyaknya jumlah minuman keras yang dikonsumsi.

Baca Juga: Bagaimana Cara Penyembuhan Kanker Yang Benar?

Penderita Kanker Payudara Di Indonesia

Menurut data WHO, di dunia jumlah penderita kanker terus meningkat dengan persentase peningkatan sekitar 20% setiap tahunnya. Sedangkan di Indonesia, penderita kanker terbanyak di kalangan perempuan dan kanker payudara di peringkat teratas. Berikut penjelasan tentang penyakit kanker payudarah yang saya berikan, semoga dapat bermanfaat bagi anda dan dapat membantu anda dalam masa penyembuhan. Trimakasih

Bagaimana Cara Mengobati Benjolan Di Sekitar Payudara

(WWW.GROSIROBATDENATURE.COM)

danysaputra

Kesembuhan ada adalah preoritas utama kami